Lonjakan Pendapatan Kasino Macau pada Agustus, Hampir Menyamai Angka Sebelum Pandemi

Kasino di Macau mengalami pemulihan yang signifikan pada bulan Agustus dengan pendapatan kotor permainan (GGR) yang menunjukkan peningkatan luar biasa. Biro Inspeksi dan Koordinasi Permainan (DICJ) melaporkan bahwa pendapatan dari tempat industri perjudian & hiburan tersebut mencapai MOP$19,8 miliar (US$2,47 miliar), mencatatkan kenaikan 14,8% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan 6,2% lebih tinggi dibandingkan pada bulan Juli.

“Apakah kamu sudah siap untuk merasakan keseruan dalam bermain poker yang hanya di ujung jari tanpa kita harus pergi ke kasino darat? 🃏 Ayo, daftar IDN Poker sekarang dan inilah waktunya untuk menikmati pengalaman bermain yang menegangkan! 📲 Dengan download APK agen IDN Poker, kamu bisa bermain kapan saja dan di mana saja. 🔥 Bergabunglah dengan pemain poker lainnya dan buktikan keahlianmu di meja permainan poker online ini! 🏆 Ayo jangan lewatkan kesempatan yang bagus ini untuk segera meraih kemenangan besar saat kamu main poker ya! 🤑”

Baca juga: Andrew MacDonald dari Resorts World Sentosa Telah Dicekal Masuk ke Marina Bay Sands di Tengah Dugaan Pelanggaran

Mendekati Kinerja Pra-Pandemi

Peningkatan pendapatan yang terjadi baru-baru ini membawa kasino Macau mendekati angka kinerja keuangan yang dicapai sebelum pandemi yang terjadi sebelumnya. Pendapatan bulan Agustus ini telah mencapai 81,5% dari GGR yang tercatat pada bulan Agustus 2019, yang kala itu mencapai MOP$24,3 miliar (US$3,03 miliar). Menurut laporan dari Asia Gaming Brief, kebangkitan pendapatan ini menjadi tanda momentum positif bagi industri kasino & hiburan yang sebelumnya menghadapi tantangan besar akibat krisis kesehatan global.

Pertumbuhan yang terjadi pada bulan Agustus juga tidak hanya menunjukkan tanda-tanda pemulihan, tetapi sekaligus juga mencerminkan keuntungan dari faktor musiman. Pada bulan tersebut mendapatkan keuntungan dari adanya lima hari Jumat, lima hari Sabtu, dan empat hari Minggu, yang menambah jumlah hari “akhir pekan” lebih banyak dibandingkan dua belas hari pada bulan Juli. Jumlah hari akhir pekan yang lebih banyak ini biasanya berkorelasi dengan peningkatan jumlah pengunjung dan aktivitas permainan yang turut melonjak.

Meski demikian, proses pemulihan ini tidak bebas dari tantangan baru yang dihadapi. Tindakan tegas yang baru-baru ini dilakukan oleh otoritas di daratan dan Macau sendiri terhadap operasi penukaran uang ilegal telah menimbulkan ketidakpastian di pasar. Langkah-langkah regulasi ini bertujuan untuk menekan aktivitas yang ilegal, tetapi juga telah mempengaruhi dinamika pasar secara keseluruhan.

Menurut laporan Inside Asian Gaming, Vitaly Umansky, seorang analis dari Seaport Research Partners, menyatakan, “Kami yakin bahwa tindakan keras ini berdampak negatif pada aliran uang ke Macau dan beberapa orang pasti telah menunda kunjungan mereka.” Ia memperkirakan tantangan ini akan mempengaruhi GGR dalam jangka pendek, namun ia tetap optimis bahwa pasar akan stabil, dengan mengatakan, “Namun, kami berharap tindakan keras ini akan mereda dan likuiditas di Macau tidak akan terlalu terdampak dalam jangka menengah.”

Pertumbuhan Tahunan yang Signifikan

Jika dilihat dalam jangka waktu yang lebih luas, GGR Macau dari Januari hingga Agustus 2024 mencapai MOP$152,1 miliar (US$18,9 miliar), yang telah menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 33,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, angka ini masih tertinggal 23,3% dari level pra-pandemi pada tahun 2019, yang menandakan bahwa meskipun pemulihannya kuat, pemulihan tersebut belum sepenuhnya kembali ke kondisi normal sebelum COVID-19.

Analis dari Morgan Stanley dilaporkan bersikap lebih hati-hati dalam memprediksi kinerja bulan Agustus, dengan memperkirakan peningkatan moderat dari bulan ke bulan. Hasil aktual ternyata melampaui ekspektasi tersebut sebesar 5,23 poin persentase, hal ini menunjukkan bahwa kinerja pasar lebih kuat dari yang diperkirakan. “Dibandingkan dengan hasil pendapatan pada tahun lalu, hasil pendapatan pada bulan Agustus ini pun telah menunjukkan kinerja yang lebih baik, dengan hanya memperoleh selisih 5,76 poin persentase dibandingkan dengan hasil prediksi 9% yang diharapkan oleh perusahaan-perusahaan perbankan investasi tersebut,” ungkap para analis.